Penyebab dan Cara Mengatasi Korosi Pada Aluminium

Di zaman dahulu orang menggunakan kayu untuk membuat alat-alat rumah tangga dan bagian-bagian rumah seperti pintu dan jendela, tetapi di zaman dengan serba teknologi canggih banyak yang beralih dari kayu ke bahan praktis seperti aluminium. Ada banyak benda yang bisa kamu jumpai menggunakan aluminium, seperti pintu geser aluminum,  jendela aluminium dan peralatan rumah tangga lainnya. Lalu, sebenarnya dari mana aluminium didapatkan? Jenis logam yang ada di dalam bumi ini seringnya di temukan dalam bentuk bauxie dan cryolite. Aluminium memiliki sifat tahan terhadap korosi atau karatan, namun ternyata aluminum juga bisa mengalami korosi walaupun membutuhkan waktu yang lama.

Penyebab Korosi Aluminium dan Cara Mengatasinya

Penyebab Korosi Aluminium dan Cara Mengatasinya

Tidak hanya peralatan rumah tangga saja yang menggunakan aluminium, tetapi banyak juga bagian-bagian rumah seperti pintu geser atau sliding door yang menggunakan aluminium. Selain harga sliding door dari aluminium yang terjangkau, logam aluminium juga tidak mudah mengalami korosi atau karatan.

Yup, memang benar bahwa aluminum lebih tahan terhadap korosi dibanding besi, seng dan tembaga. Hal ini disebabkan aluminium memiliki kandungan Al2O3 yang dapat melindungi logam jika terjadi korosi pada pH di antara 4 hingga 9, dan di luar tersebut aluminium bisa mengalami korosi. Seringnya karatan atau korosi yang terjadi pada aluminium adalah korosi sumuran, yang akan membentuk lubang-lubang kecil yang tidak tampak dilihat mata, seringnya karatan ini terjadi pada udara atau oksigen yang lembab. Oleh sebab itu untuk mengatasi korosi perlu adanya perlakukan yang khusus pada aluminium.

Berikut cara mengatasi agar aluminium tidak mudah terkena korosi :

1. Perlindungan Anodik dan Katodik

Untuk mencegah adanya korosi pada aluminum kamu bisa menggunakan perlindungan anodik dan katodik, apa itu perlindungan anodik? Yaitu metode untuk mencegah korosi yang terjadi pada logam dalam larutan amat asam atau amat basa. Pada metode ini menggunakan arus listrik untuk membuat lapisan pelindung yang dilindungi, dikenal dengan nama substrat. Lalu, apa itu perlindungan katodik? yaitu perlindungan yang menggunakan batang logam sebagai korban agar logam aluminium terlindungi. Metode katodik sering digunakan untuk melindungi aluminium yang ada di dalam air.

2. Pelapisan

Cara lainnya untuk mencegah terjadinya korosi pada logam adalah dengan melapisinya, ada banyak pilihan lapisan yang bisa kamu pilih. Mulai dari pelapisan menggunakan cat, dengan menggunakan plastik, elektroplating atau melapisi logam dengan logam lainnya. Dengan melakukan pelapisan maka logam tidak akan bertemu langsung dengan udara atau oksigen yang bisa menyebabkan korosi.

3. Penggunaan Inhibitor

Cara mengatasi agar aluminium tidak mudah karatan yaitu dengan menambahkan inhibitor di permukaan logam, hal ini untuk mengurangi reaksi yang terjadi antar muka logam dan lingkungan.

4. Pemilihan Material

Untuk meminimalisir terjadinya karatan atau korosi pada aluminium bisa dilakukan dengan metode pemilihan material yang tepat, pilih material yang beda potensialnya tidak besar dengan lingkungan, sehingga pertukaran ion tidak akan berlangsung cepat.

Banyak sekali peralatan rumah tangga yang menggunakan aluminium, bahkan kamu juga biasa menjumpai pintu geser aluminium dan jendela aluminium yang digunakan pada rumah modern. Walaupun  aluminium cukup tahan terhadap korosi, jika tidak dirawat dengan baik proses korosi atau karatan terjadi dalam waktu yang cukup cepat. Oleh sebab itu rawat dan bersihkan alat-alat aluminum dengan baik dan teratur.

Alat-alat rumah tangga dari aluminium  bisa menjadi pilihan terbaik untuk melengkapi peralatan rumah tangga, selain itu harga sliding door aluminium dan barang-barang lainnya juga cukup terjangkau, sangat cocok menjadi pilihan bagi kamu yang ingin memiliki barang murah namun berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Posted by: Superhero on Category: Dekorasi